Cara Mudah Menghemat Modal Awal Usaha

Spread the love

Modal menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan ketika hendak membuka sebuah usaha. Setiap usaha biasanya memiliki kebutuhan modal yang berbeda-beda, tergantung pada jenis usahanya dan tergantung pada seberapa besar usaha yang hendak didirikan. Di awal usaha, kebutuhan modal sangatlah tinggi karena masih banyak kebutuhan usaha yang harus dibeli, namun ketika usaha sudah mulai berjalan maka uang yang dikeluarkan untuk modal sudah lebih sedikit dibandingkan di awal usaha.

Jika Anda masih pemula, sebenarnya Anda dapat mencari solusi alternatif untuk tetap membuka usaha akan tetapi dengan modal yang sedikit. Berikut beberapa cara yang dapat Anda tempuh ketika hendak memulai usaha dengan modal kecil.

1. Menentukan jenis usaha yang akan dirintis

Jenis usaha akan sangat mempengaruhi modal yang dibutuhkan dalam usaha tersebut.   Pada awal usaha sebisa mungkin tentukan jenis usaha yang sederhana, sehingga nantinya tidak memberatkan modal yang harus dikeluarkan. Fokus saja pada satu jenis usaha, jika usaha tersebut sudah lancar maka Anda dapat menentukan pengembangan dari usaha tersebut. Untuk menghemat modal, maka sebisa mungkin usaha yang dirintis harus sederhana namun tetap memiliki prospek yang bagus. Uang yang didapat dari usaha tersebut nantinya dapat dijadikan sebagai modal untuk pengembangan usaha berikutnya. Dengan demikian usaha yang dijalankan akan semakin besar dan jangkauannya semakin luas.

2. Melakukan riset atau studi pasar

Kegiatan ini sangatlah penting untuk dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk membuka sebuah usaha baru. Dengan melakukan riset pasar maka Anda dapat mengetahui dengan pasti kondisi pasar sebelum memutuskan untuk membuka sebuah usaha atau bisnis. Dengan melakukan riset pasar Anda juga dapat mengetahui peluang usaha yang hendak Anda dirikan. Hasil dari riset pasar juga dapat menjadi acuan Anda dalam membuat keputusan dan pengelolaan terhadap usaha yang Anda rintis.

3. Melakukan perhitungan modal dengan tepat

Tahapan berikutnya setelah Anda menentukan jenis usaha dan telah melakukan riset  pasar, maka Anda dapat mulai melakukan perhitungan modal. Modal untuk usaha usaha harus dihitung dengan tepat agar tidak terlalu besar, mengingat usaha yang Anda jalankan baru saja dimulai, sehingga modal harus dibuat sedikit mungkin agar nantinya modal tersebut dapat cepat tertutupi dari omzet yang Anda dapatkan. Perhitungan dimulai dengan merinci berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk menjalankan usaha tersebut. Jika sudah dirinci, maka Anda akan mendapatkan data yang berisi angka sejumlah uang harus Anda keluarkan untuk membangun usaha tersebut. Jika angka tersebut masih tergolong besar, maka Anda harus melakukan beberapa rombakan rencana, agar modal yang dikeluarkan tidak begitu besar. Alternatif lainnya yang dapat Anda pilih yakni dengan melakukan penghematan terhadap usaha yang hendak Anda bangun atau mengganti jenis usaha yang lebih sesuai dengan budget  yang Anda miliki.

4. Hemat dalam melakukan operasional

Operasional menjadi salah satu bagian dari usaha yang banyak mengeluarkan biaya. Operasional dapat dalam bentuk proses produksi yang biasanya memakan banyak biaya di awal usaha. Namun Anda masih dapat melakukan beberapa penghematan, misalnya saja jika biaya operasional dalam produksi sangat mahal Anda dapat mengganti beberapa alat atau bahan dalam produksi yang masih memiliki kualitas sama dengan barang awal. Dengan penghematan dalam biaya operasional inilah nantinya modal awal yang diperlukan menjadi tidak begitu besar.

5. Gunakan bahan baku yang terjangkau

Memilih bahan baku produksi yang harganya terjangkau menjadi salah satu cara mudah untuk menghemat modal. Bahan baku boleh terjangkau tetapi kualitas juga harus tetap diperhatikan dengan baik. Anda dapat mulai dengan menjalin relasi dengan distributor sehingga nantinya Anda dapat memperoleh bahan baku untuk usaha Anda jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli di pasar pada pedagang biasa. Hal ini biasanya berlaku untuk usaha yang membutuhkan bahan selalu baru seperti usaha makanan. Pintar dalam memilih dan memilah bahan baku yang dibutuhkan dalam usaha akan sangat berpengaruh terhadap modal awal yang harus Anda keluarkan dalam membangun sebuah usaha baru.

6. Manfaatkan media sosial untuk promosi

Promosi menjadi salah satu hal dalam usaha yang membutuhkan banyak uang. Namun tenang saja, saat ini ada sosial media yang  dapat dijadikan sebagai media promosi gratis. Dengan memanfaatkan sosial media, maka Anda dapat menghemat biaya promosi. Sosial media juga jangkauannya sangat luas sehingga akan efektif untuk dijadikan sebagai media pengenalan produk usaha baru. Jika pun terpaksa harus memasang iklan berbayar pada sosial media, biaya yang dikeluarkan juga tidak begitu mahal jika dibandingkan dengan promosi melalu media masa lainnya seperti koran, televisi, atau radio yang biayanya kurang bersahabat untuk usaha yang baru saja dirintis.

Demikian adalah enam langkah atau cara yang dapat Anda lakukan jika hendak membangun atau merintis usaha dengan modal yang minim. Anda dapat melakukan penghematan di berbagai sisi sehingga untuk modal awal tidak perlu lagi meminjam modal pada bank maupun instansi lainnya yang nantinya justru akan memberatkan Anda.