Tiga Usaha Mikro Yang Potensial

Spread the love

Dalam ilmu ekonomi pembahasan perihal bisnis atau usaha bukanlah suatu hal yang baru. Disana dikenal dua jenis usaha ada yang masuk dalam kategori usaha makro dan ada pula yang masuk dalam kelompok usaha mikro. Melihat dari namanya, maka sudah dapat diketahui definisi dari kedua jenis usaha tersebut. Usaha makro merupakan usaha yang sudah terbentuk dalam skala besar, seperti perusahaan-perusahaan multinasional dan internasional, BUMN, BUMD, dan lain sebagainya. Sedangkan usaha mikro merupakan usaha kecil atau usaha yang masih dalam rintisan yang jumlah karyawannya juga belum begitu banyak. Namun sekalipun mikro, bentuk usaha ini tetaplah penting dan justru banyak membuka lapangan pekerjaan dan mampu menjaga kestabilan ekonomi. Hingga tak heran jika pemerintah tengah gencar untuk mengampanyekan perihal UKM atau usaha mikro ini, dengan harapan masyarakat dapat mandiri dan tidak bergantung pada perusahaan-perusahaan besar atau lapangan pekerjaan lainnya.

Jika Anda kini tengah sibuk mencari sebuah pekerjaan, mungkin kini waktunya Anda memikirkan untuk bergabung dalam kelompok UKM atau membentuk usaha sendiri. Ide-ide usaha ini sangatlah banyak, jika Anda rajin mengeskplor dunia luar Anda akan memperoleh berbagai ide bisnis yang dapat Anda terapkan dan kembangkan. Beberapa contoh dari usaha mikro berikut ini mungkin dapat menjadi referensi bagi Anda yang kini tengah berfikir untuk mengembangkan usaha sendiri.

Pertama, Usaha Kuliner atau Makanan

Makanan menjadi salah satu jenis usaha mikro yang banyak dibangun oleh masyarakat kita. Manusia hidup tidak pernah bisa lepas dari makanan, melihat hal tersebut maka makanan yang mungkin awalnya hanya sebuah kebutuhan namun kini juga dapat menjadi sumber penghasilan. Makanan selalu dapat dimodifikasi sehingga ide usaha yang berasal dari makanan seolah tak pernah ada matinya. Terlebih Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak keragaman, termasuk dalam hal makanan. Setiap daerah pasti memiliki makanan khas yang biasanya akan berbeda dari negara lainnya. Makanan tradisional juga turut menjadi penyumbang ide bisnis. Maka dari itu tak heran jika bisnis kuliner menjadi salah satu contoh usaha kecil yang menguntungkan dan potensial untuk dikembangkan.

Kedua, Usaha Dibidang Fashion

Sama halnya dengan makanan, manusia hidup juga membutuhkan pakaian. Kebutuhan akan pakaian menjadi kebutuhan primer atau kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia. Mengingat hal tersebut maka, pakaian menjadi salah satu peluang bisnis yang dapat Anda kembangkan. Saat ini usaha dibidang fashion dengan gencar dilakukan. Usaha mikro ini ternyata banyak diminati, karena banyak orang yang akhirnya menggeluti bisnis mikro ini. Selain itu, saat ini usaha dibidang fashion juga gencar dilakukan. Usaha mikro ini ternyata banyak diminati, karena banyak orang yang sadar bawa fashion menjadi ide usaha yang peluangnya sanga besar. Hal ini disebabkan oleh banyak orang yang merasa tertarik dan memiliki kegemaran tersendiri dalam membeli sebuah item fashion.

Usaha mikro dibidang fashion ini jenisnya sangat beragam, mulai dari jual beli pakaian, jual beli hijab atau fashion muslim lainnya, jual beli tas, jual beli sepatu, danĀ  berbagai aksesoris lainnya yang masih tergabung dalam fashion item. Biasanya target sasaran dari usaha mikro ini yaitu para wanita, karena fashion wanita lebih beragam sehingga dapat dijual dengan berbagai inovasi.

Ketiga, Usaha Dibidang Agribisnis

Sebagai mana yang kita ketahui, bahwa suplay makanan kita setiap harinya berasal dari dua bidang pengelolaan, yaitu bidang pertanian dan peternakan. Dan agribisnis merupakan usaha mikro yang memadukan keduanya baik menjual produk pertanian maupun peternakan. Bidang ini sebenarnya sangat potensial untuk di kembangkan, namun masih sangat jarang orang yang melirik bidang tersebut untuk dikembangkan sebagai usaha, padahal jika saja dikelola dengan baik maka agribisnis menjadi bidang usaha bagus yang mampu menghasilkan omzet jutaan.

Kini usaha agribisnis sudah semakin berkembang. Banyak orang yang mulai sadar bahwa agribisnis merupakan potensi yang sudah sepatutnya dimanfaatkan. Bahkan ada pula yang menjadikan usaha dibidang usaha agribisnis ini sebagai sumber penghasilan utama. Rupanya pengembangan usaha agribisnis ini juga sudah mulai memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya internet. Sudah banyak yang akhirnya membuat aplikasi yang khusus dibuat untuk mempermudah sistem jual beli di usaha agribisnis tersebut.

Dengan adanya pengembangan usaha agribisnis yang baik dan benar, tentu saja akhirnya dapat menyejahterakan petani. Petani tidak perlu lagi menjual hasil panennya ke tengkulak yang harganya tentu saja sangatlah murah. Dengan adanya pengembangan usaha agribisnis maka harga jual petani jauh lebih manusiawi dan petani juga akan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. Agribisnis yang dikelola dengan baik juga tidak hanya akan menguntungkan pemilik bisnis dan petani sebagai mitra, namun juga kita semua sebagai konsumen. Konsumen akan memperoleh barang atau produk yang kualitasnya premium dengan harga yang bersahabat. Dengan memanfaatkan teknologi, konsumen juga dapat membeli produk dari rumah tanpa harus pergi ke pasar. Sehingga dapat dikatakan bahwa, usaha mikro dalam bidang agribisnis jika dikelola dengan baik tentu saja akan menguntungkan banyak pihak.